Informasi Daftar Rumah Sakit di Indonesia Menyimpan Serum Antivenom (anti bisa ular)
Rumah Sakit yang Menyediakan Serum Anti-Bisa Ular di Indonesia

Rumah Sakit di DKI Jakarta
Berdasarkan data resmi dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, beberapa rumah sakit di ibu kota yang diketahui menyediakan serum antibisa ular (SABU) diantaranya :
- Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) – Jakarta Pusat
- RSPAD Gatot Soebroto – Jakarta Pusat
- RSUD Tarakan – Jakarta Pusat
- RSPI Sulianti Saroso – Jakarta Utara
- RS Pantai Indah Kapuk (PIK) – Jakarta Utara
- RSUD Cengkareng – Jakarta Barat
- RSUP Fatmawati – Jakarta Selatan
- RSUD Pasar Minggu – Jakarta Selatan
- RSUD Jati Padang – Jakarta Selatan
- RSUP Persahabatan – Jakarta Timur
- RS Haji Jakarta – Jakarta
Daerah Lain di Indonesia
Walaupun daftar lengkap nasional tidak tersedia secara publik, ada sejumlah informasi dan perkembangan tentang penyediaan antivenom di luar Jakarta
-
Rumah Sakit Umum Daerah rujukan provinsi diberi target distribusi antivenom oleh Kementerian Kesehatan RI setelah pengadaan antivenom baru. Serum ini akan didistribusikan ke RS rujukan di seluruh provinsi untuk memperluas ketersediaan pelayanannya.
-
Di Bali, RSD Mangusada (Rumah Sakit Mangusada) di Badung dilaporkan memiliki stok antivenom ular untuk membantu menangani kasus gigitan berbisa di wilayah tersebut.
-
Di wilayah pedesaan seperti Baduy (Banten), antivenom tersedia di puskesmas rujukan atau fasilitas kesehatan tingkat lebih tinggi, meski jumlahnya terbatas dan sering kali harus dirujuk ke rumah sakit besar jika terjadi gigitan ular serius.
Catatan Penting Tentang Ketersediaan Antivenom di Indonesia
✅ Tidak semua rumah sakit di Indonesia menyimpan antivenom karena keterbatasan stok, biaya, dan kebutuhan penyimpanan khusus (cold chain).
✅ Banyak rumah sakit di daerah belum memiliki serum antibisa ular, sehingga kasus gigitan harus dirujuk ke fasilitas yang menyediakan antivenom.
✅ Selain SABU yang diproduksi domestik untuk tiga jenis ular (kobra Jawa, welang, dan ular tanah), beberapa antivenom lain baru diupayakan masuk ke rumah sakit rujukan provinsi sebagai bagian penguatan layanan kesehatan.
Tips Jika Mencari Antivenom
✔ Segera hubungi rumah sakit rujukan atau UGD terdekat saat terjadi gigitan ular berbisa
✔ Tanyakan langsung ke rumah sakit apakah mereka memiliki antivenom (SABU)
✔ Jika tidak tersedia, mintalah rujukan cepat ke rumah sakit yang memiliki khusus layanan antivenom
Kontak Penting Layanan Gawat Darurat di Indonesia
🚑 Layanan Gawat Darurat Nasional
- 112 – Layanan darurat terpadu (ambulans, pemadam kebakaran, polisi)
- 118 / 119 – Ambulans & layanan medis darurat (di beberapa wilayah)
Kontak Unit Kesehatan Penting
(Utel, kontak bisa online saat dibutuhkan di wilayah tertentu)
☎️ Layanan & Kontak Medis Spesifik
- Poison Control / Toksikologi Indonesia – Jakarta: 📞 +62 21-4250981 – pusat informasi keracunan termasuk kasus gigitan ular
- Unit Darurat Rumah Sakit dengan penanganan gigitan ular – mis. RSUP Sanglah di Bali: 📞 +62 361-227911 (emergency)
- Bali Snake Patrol (for snakebite support) – WhatsApp: 📱 +62 812-3656-7889
Tips Saat Menghubungi Layanan Medis
✔ Sebutkan lokasi kejadian dengan jelas
✔ Jelaskan tanda-tanda gigitan ular (lokal dan sistemik)
✔ Mintalah rujukan cepat ke unit yang punya antivenom
✔ Bawa foto ular jika aman dan memungkinkan
Kesimpulan
1. Antivenom seperti SABU tersedia di beberapa rumah sakit rujukan provinsi, terutama di Jakarta dan beberapa provinsi lain melalui kebijakan Kemenkes.2. Banyak daerah belum memiliki stok antivenom di tingkat kabupaten/puskesmas, sehingga rujukan cepat ke rumah sakit rujukan provinsi sangat penting.
3. Kontak layanan darurat nasional seperti 112 sangat berguna untuk panggilan ambulans dan koordinasi pertolongan pertama sebelum tiba di fasilitas kesehatan.