Metode Pengendalian Kutu Kasur
1. Pengendalian Mekanis (Tanpa Kimia)
a. Pencucian panas: Cuci sprei, sarung bantal, selimut, gorden pada suhu ≥ 60°C.
b. Pengering panas (dryer): Mematikan kutu kasur dalam 30–40 menit.
c. Vacuum cleaner: Sedot lipatan kasur, pinggir spring bed, sambungan sofa, tepi karpet, lalu buang kantong vakum jauh dari rumah.
d. Steamer uap panas: Efektif membunuh telur, nimfa, dan dewasa.
e. Isolasi barang terinfestasi: Masukkan ke plastik rapat untuk memutus siklus hidup.
2. Pengendalian Kimia (Dengan Pestisida)
Sebaiknya dilakukan oleh teknisi pest control berlisensi untuk hasil maksimal
>> Insektisida residu pada celah-celah, retakan, frame tempat tidur, bawah kasur.
>> Aerosol atau knockdown untuk menurunkan populasi awal (bukan solusi utama).
>> Insektisida kategori IGR (Insect Growth Regulator) untuk menghambat perkembangan nimfa.
>> Penanganan harus diulang 10–14 hari setelah penyemprotan pertama karena telur kutu kasur sangat tahan.
3. Pengendalian Fisik & Lingkungan
Kurangi celah atau retakan pada dinding & furnitur. Hindari menumpuk barang di sekitar kasur. Gunakan encasement (sarung anti kutu kasur) pada kasur dan bantal. Atur ventilasi agar ruangan tidak terlalu lembap.
4. Pencegahan Infestasi
Periksa kasur saat menginap di hotel (terutama bagian headboard & lipatan). Jangan membawa pulang furnitur bekas tanpa pemeriksaan. Setelah bepergian, buka koper di luar kamar tidur dan cuci pakaian segera. Bersihkan area tidur secara rutin.
Dampak terhadap Lingkungan & Kesehatan
>> Gatal intens, iritasi kulit, infeksi sekunder akibat garukan.
>> Stres psikologis akibat infestasi.
Siklus Hidup Kutu Kasur (Ringkas)
>> Telur diletakkan di celah-celah, menetas dalam 7–14 hari.
>> Nimfa (5 instar) membutuhkan darah setiap berganti kulit.
>> Dewasa dapat hidup 6–12 bulan dan bertelur terus-menerus.
>> Dalam kondisi ideal, populasi bisa berlipat 3–4 kali dalam 1 bulan.