Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

FAOPMA (Federation of Asian and Oceania Pest Managers’ Associations)

Sejarah berdirinya FAOPMA (Federation of Asian and Oceania Pest Managers’ Associations) berdasarkan informasi resmi dari organisasi tersebut dan sumber industri:

Apa Itu FAOPMA?

FAOPMA adalah singkatan dari Federation of Asian and Oceania Pest Managers’ Associations 
sebuah wadah asosiasi profesional yang mewakili industri pengendalian hama di kawasan Asia dan Oseania. Tujuannya adalah untuk memajukan profesionalisme, pertukaran ilmu, serta kolaborasi di antara asosiasi nasional dan pelaku industri pengendalian hama.

Sejarah Berdirinya FAOPMA

Awal Gagasan (1987)

FAOPMA lahir dari inisiatif sejumlah pemimpin industri pengendalian hama di kawasan Asia dan Oseania yang merasakan kebutuhan akan sebuah platform regional untuk menyatukan suara, pengalaman, dan praktik terbaik dalam industri yang sama. Organisasi ini didirikan pada tahun 1987 dengan tujuan utama mengembangkan industri pest management di kawasan Asia-Oseania.

Pertemuan Pendiri & Pembentukan Resmi (1988)

  • FAOPMA secara resmi diformalkan lewat pertemuan perdana di Tokyo, Jepang, pada 7 November 1988.

  • Pertemuan ini juga dianggap sebagai muqaddimah berdirinya organisasi, dihadiri oleh 47 peserta dari delapan negara yang kemudian menjadi anggota pendiri.

Pada pertemuan tersebut, struktur organisasi dibentuk dan kepengurusan awal FAOPMA dipilih untuk memulai kegiatan kolaboratif di kawasan ini.


Tujuan & Peran Sejak Awal

FAOPMA dibentuk dengan tujuan utama sebagai berikut

  • Menghubungkan asosiasi pengendalian hama nasional di Asia dan Oseania.

  • Mendorong pertukaran informasi, pengalaman, dan teknologi antar anggota.

  • Menetapkan dan menyebarkan best practice yang relevan dengan kondisi regional.

  • Menjadi suara industri dalam forum internasional terkait pest management profesional. 

Sejak awal, FAOPMA telah berperan sebagai panggung penting untuk konferensi tahunan, pertemuan, dan seminar yang memfasilitasi diskusi teknis dan strategis antaranggota dari berbagai negara. 

Perkembangan Kegiatan

  • Sejak konvensi pertama pada akhir 1980-an, FAOPMA terus menyelenggarakan pertemuan reguler antara asosiasi regional — termasuk konvensi yang kini dikenal sebagai FAOPMA-Pest Summit yang menjadi salah satu acara paling signifikan di kalender industri pest management kawasan ini. 

  • Acara-acara ini menjadi wadah bagi teknisi, praktisi, akademisi, dan perusahaan untuk berbagi ilmu dan teknologi terbaru di bidang pest management. 

Perkembangan FAOPMA dari Masa ke Masa

Periode Awal (Akhir 1980-an – 1990-an)

Setelah pertemuan resmi pertama di Tokyo (1988), FAOPMA mulai berfungsi sebagai

  • Forum komunikasi regional antar asosiasi pest control nasional

  • Sarana pertukaran pengalaman teknis dan metode pengendalian hama

  • Upaya awal standarisasi praktik profesional di Asia–Oseania

Pada masa ini, keanggotaan FAOPMA mulai bertambah dari negara-negara

  • Jepang

  • Australia

  • Korea

  • Singapura

  • Malaysia

  • Thailand

  • Hong Kong

  • Negara Asia lainnya


Periode Penguatan Organisasi (2000-an)

Memasuki era 2000-an, FAOPMA mengalami perkembangan signifikan

  • Struktur organisasi diperkuat

  • Agenda kerja regional lebih terarah

  • Kolaborasi dengan industri kimia, manufaktur alat, dan akademisi mulai berkembang

Pada periode ini, FAOPMA mulai dikenal sebagai

  • otoritas regional yang berpengaruh dalam industri pest management Asia–Oseania

FAOPMA Pest Summit (Tonggak Penting)

Salah satu kontribusi terbesar FAOPMA adalah penyelenggaraan FAOPMA Pest Summit, yaitu :

  • Konferensi internasional pest management

  • Diselenggarakan bergilir di berbagai negara anggota

  • Dihadiri oleh

    • Asosiasi nasional

    • Perusahaan pest control

    • Regulator

    • Produsen pestisida & peralatan

    • Akademisi dan praktisi

Pest Summit menjadi :

  • Ajang transfer teknologi

  • Diskusi isu global (IPM, resistensi, keselamatan, sustainability)

  • Sarana peningkatan kompetensi teknisi dan manajemen


Era Modern (2010-an – Sekarang)

FAOPMA semakin fokus pada :

  • Integrated Pest Management (IPM)

  • Keselamatan kerja (K3) dan penggunaan pestisida yang bertanggung jawab

  • Isu lingkungan & kesehatan publik

  • Edukasi dan sertifikasi profesional

FAOPMA juga aktif :

  • Mendukung asosiasi nasional (seperti ASPPHAMI – Indonesia)

  • Mendorong standar internasional yang relevan dengan kondisi Asia

  • Menjadi penghubung Asia–Oseania dengan organisasi pest control global

Peran FAOPMA bagi Industri Pest Control

FAOPMA berfungsi sebagai :
✔ Federasi asosiasi nasional pest control
✔ Jembatan kerja sama lintas negara
✔ Wadah edukasi & peningkatan profesionalisme
✔ Pendorong praktik pest management yang aman & berkelanjutan


Ringkasan 

FAOPMA (Federation of Asian and Oceania Pest Managers’ Associations) didirikan pada tahun 1987 dan diformalkan melalui pertemuan pertama di Tokyo, Jepang, 7 November 1988. Organisasi ini dibentuk untuk menyatukan asosiasi pest management di Asia dan Oseania guna meningkatkan profesionalisme, pertukaran ilmu, dan pengembangan praktik pengendalian hama yang aman, efektif, dan berkelanjutan. Hingga kini, FAOPMA dikenal melalui penyelenggaraan FAOPMA Pest Summit dan perannya sebagai federasi regional industri pest control.


Sumber : www.faopma.com


DAFTAR ISI

 

Memuat…