Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Biologi Kumbang Toko Obat/Stegobium paniceum - Hama Gudang


Daftar Isi

Kumbang toko obat adalah hama gudang dari kelompok drugstore beetle atau Stegobium paniceum, yaitu kumbang kecil yang sering ditemukan pada obat-obatan herbal, rempah, bahan makanan kering, dan berbagai produk yang disimpan di toko obat, minimarket, atau gudang.

Serangga ini dikenal juga sebagai :
1. Kumbang obat-obatan
2. Drugstore beetle
3. Cigarette beetle (mirip, tetapi beda spesies)

Dalam bahasa Indonesia sering disebut kumbang gudang atau kumbang rempah

Apa itu Kumbang Toko Obat?

Kumbang toko obat serangga kecil berwarna cokelat yang mampu merusak berbagai produk yang disimpan. Kumbang ini memakan obat herbal, jamu serbuk, rempah, bumbu kering, roti, biji-bijian, hingga kertas kemasan. Mereka merupakan salah satu hama gudang paling merugikan pada industri makanan dan obat tradisional.


Ciri-Ciri Kumbang Toko Obat (Stegobium paniceum)

1. Ukuran tubuh 2–3,5 mm

2. Warna cokelat kemerahan hingga cokelat gelap

3. Tubuh berbentuk lonjong dan cembung

4. Sayap keras tampak seperti tempurung

5. Antena memiliki bentuk seperti gergaji

6. Dapat terbang, sehingga mudah menyebar antar rak atau ruangan

7. Meninggalkan serbuk halus (debu makanan) sebagai tanda infestasi


Habitat & Tempat Ditemukan

Kumbang ini sering ditemukan di :

>> Toko obat tradisional (jamu, herbal)
>> Gudang penyimpanan bahan herbal
>> Toko bumbu, minimarket, apotek
>> Rumah (lemari dapur, rak rempah, makanan kering)

Mereka menyukai tempat hangat, gelap, dan lembap.


Jenis Bahan yang Diserang

Kumbang toko obat memiliki kemampuan makan yang sangat luas (polifag), menyerang antara lain :

1. Jamu serbuk & kapsul herbal

2. Rempah (lada, ketumbar, cabe kering, kunyit kering, cengkih)

3. Makanan hewan kering

4. Roti, tepung, mie kering

5. Daun kering, tembakau, kopi

6. Kertas, karton, kemasan kering


Siklus Hidup

>> Telur – Diletakkan pada makanan atau bahan herbal.
>> Larva – Bentuk ulat kecil berwarna krem, memakan isi kemasan.
>> Pupa – Terjadi di dalam serbuk makanan atau di celah produk.
>> Dewasa – Kumbang keluar lewat lubang kecil pada kemasan.

Satu siklus hidup rata-rata 30–60 hari.


Dampak & Kerugian

1. Merusak stok obat herbal dan rempah.
2. Menurunkan kualitas dan keamanan produk.
3. Menyebabkan toko harus membuang produk terinfestasi.
4. Menimbulkan penolakan produk ekspor jika ditemukan dalam sampel.
5. Merusak reputasi usaha seperti toko jamu dan UMKM herbal.


Penutup 

Kumbang toko obat merupakan salah satu hama gudang yang sangat merugikan, terutama pada produk herbal, rempah, dan bahan makanan kering. Dengan memahami ciri-ciri, siklus hidup, serta metode pengendalian yang tepat, pemilik toko, gudang, maupun rumah tangga dapat mencegah kerusakan dan kerugian. Pengendalian efektif mencakup sanitasi ketat, penyimpanan yang benar, serta penggunaan metode non-kimia hingga fumigasi profesional jika diperlukan. Dengan langkah preventif yang konsisten, infestasi kumbang toko obat dapat diminimalkan sehingga kualitas produk tetap terjaga.


PENTING
>>Cara Basmi Kumbang Toko Obat



DAFTAR ISI

 

Memuat…